Hukum Mewarnai Rambut Dengan Warna Tertentu

Juni 23, 2007 at 10:47 pm 1 komentar

MediaMuslim.Info – Orang yang sudah lanjut usia disunnahkan untuk mewarnai rambutnya dengan selain warna hitam dengan menggunakan daun pacar atau warna coklat, adapun mewarnainya dengan warna hitam maka tidaklah boleh berdasarkan sabda Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam, yang artinya: “Ubahlah (warna) rambut yang beruban ini dan jauhkanlah dari warna hitam.”

Dan hadis diatas berlaku umum bagi pria dan wanita.

Adapun bagi selain orang tua, maka ia harus dibiarkan sesuai dengan keadaannya dan tidaklah mengubahnya kecuali jika warnanya buruk, maka ia boleh mewarnai sekedar untuk menghilangkan keburukan tersebut menjadi warna yang normal. Adapun rambut yang alami yang tidak mengalami kerusakan ia harus dibiarkan secara alami dan tidak perlu mengubahnya.

Dan apabila mewarnai dengan bentuk yang menyerupai wanita-wanita kafir dan budaya impor, maka hal itu tidak diragukan lagi keharamannnya, baik ia mewarnai dengan satu bentuk atau dengan berbagai bentuk yang disebut dengan istilah Tamyisy.

Bagaimana mewarnai rambut dengan warna hitam bercampur dengan daun pacar?

Mewarnai rambut dengan warna hitam murni adalah haram, karena sabda Rasululloh ShalAllohu ‘alaihi wa sallam, yang artinya: “Ubahlah uban ini dan jauhkalah ia dari warna hitam”

Adapun jika ia mencampurinya dengan warna lain hingga agak hitam, maka hal itu tidak mengapa.

Bagaimana hukum mengubah warna uban ? dan bagaimanakah cara mengubahnya?

Mengubah warna uban adalah sunnah yang diperintahkan oleh Nabi ShalAllohu ‘alaihi wa sallam, dan ia dapat diubah dengan warna apa saja selain hitam karena Rasulullah saw telah melarang hal tersebut.

Dan terdapat ancaman bagi orang yang mewarnainya dengan warna hitam. Maka menjadi kewajiban bagi tiap muslim untuk menjauhi perbuatan mewarnai rambutnya dengan warna hitam, disamping karena adanya larangan dalam masalah ini juga karena orang yang mewarnai rambutnya dengan warna hitam, seolah-olah menentang sunnahtullah dalam penciptaan, sebab rambut seseorang ketika muda adalah hitam dan bila rambut itu memutih karena lanjut usia atau sebab yang lain, maka ia berusaha untuk mengembalikannya kepada kondisi semula maka hal ini mengandung perubahan terhadap penciptaan Alloh ‘Azza wa Jalla.

Iklan

Entry filed under: Al Fatawa, Arsip Al Fatawa, Bimbingan Ulama, El Fatawa, El Fatwa, Fatawa, Fatawa Islam, Fatawa Populer, Fatwa, Fatwa Islam, Fatwa Kontemporer, Fatwa Muslim, Fatwa Populer, Fatwa Ulama, Fatwa-Fatwa, Himbauan Ulama, Iman, Islam, Islamic Fatawa, Kontemporer, Kumpulan Fatwa, Moslem, Muslim, Nasehat Ulama, Nasehat Ulama-Ulama, Religius, Tuntunan Ulama, Wisata Hati.

Beli Barang Dapat Hadiah Hukum Menyembelih Pada Hari Tertentu Untuk Mayit

1 Komentar Add your own

  • 1. belanja buku online  |  Januari 25, 2014 pukul 8:28 pm

    This paragraph offers clear idea designed for the new users of blogging, that in fact
    how to do running a blog.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Telah Dikunjungi

  • 155,599 Pengunjung
Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: