Hukum Membaca Al-Qur’an Tanpa Wudhu’?

Juni 23, 2007 at 10:43 pm 1 komentar

MediaMuslim.InfoTerkadang kita lupa atau kurang mengetahui bahkan tidak mengetahui sama sekali mengenai bagaimana hukumnya jika kita membaca Al-Qur’an dalam keadaan tidak berwudhu. Pada ksempatan kali ini marilah kita mempelajari mengenai hukum orang yang membaca Al-Qur’an sementara dia dalam kondisi tidak berwudlu’, baik dibaca secara hafalan maupun dibaca dari mushaf?

Seseorang boleh membaca Al-Qur’an tanpa wudlu’ bila bacaannya secara hafalan sebab tidak ada yang mencegah Rasululloh membaca Al-Qur’an selain kondisi junub. Beliau pernah membaca Al-Qur’an dalam kondisi berwudlu’ dan tidak berwudlu’.

Sedangkan terkait dengan Mushhaf, maka tidak boleh bagi orang yang dalam kondisi berhadats untuk menyentuhnya, baik hadats kecil maupun hadats besar. Alloh Ta’ala berfirman, yang artinya: “Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.” (QS. Al-Waqi’ah: 79). Yakni orang-orang yang suci dari semua hadats, najis dan syirik.

Di dalam hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam yang dimuat di dalam surat beliau kepada pegawainya yang bernama Amru bin Hizam, beliau menyebutkan, “Tidak boleh menyentuh Al-Qur’an kecuali orang yang dalam kondisi suci.”
Hal ini merupakan kesepakatan para Imam kaum Muslimin bahwa orang yang dalam kondisi berhadats kecil ataupun besar tidak boleh menyentuh Mushhaf kecuali ditutup dengan pelapis, seperti mushaf tersebut berada di dalam kotak atau kantong, atau dia menyentuhnya dilapisi baju atau lengan baju.

(Sumber Rujukan: Kumpulan Fatwa-Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan, Dalam Kitab Tadabbur Al-Qur’an, hal. 44.)

Entry filed under: Al Fatawa, Arsip Al Fatawa, Bimbingan Ulama, El Fatawa, El Fatwa, Fatawa, Fatawa Islam, Fatawa Populer, Fatwa, Fatwa Islam, Fatwa Kontemporer, Fatwa Muslim, Fatwa Populer, Fatwa Ulama, Fatwa-Fatwa, Himbauan Ulama, Iman, Islam, Islamic Fatawa, Kontemporer, Kumpulan Fatwa, Moslem, Muslim, Nasehat Ulama, Nasehat Ulama-Ulama, Religius, Tuntunan Ulama, Wisata Hati. Tags: .

Tidak Boleh Bersumpah Demi Sholat atau Demi Tanggungjawab Beli Barang Dapat Hadiah

1 Komentar Add your own

  • 1. mujahadah  |  Juni 25, 2007 pukul 5:10 pm

    mm….mcm tu eeee
    skit tmbhn,ape yg sy tau bg yg brhds bsr jk ingin bw alquran, perlu brlapik dan quran itu dibw sekali dgn brg lain.cth: jk gune bag,bag itu diisi jg dgn benda2 lain spt buku dll.
    sy jg ade persoln, benrkah seorg hafiz or hafizah yg brhds kecil bleh menyntuh alquran krn mrk selalu brdmping dgn quran?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Telah Dikunjungi

  • 150,663 Pengunjung
Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: