Hukum Menghadirkan Jin

Juni 22, 2007 at 11:11 pm Tinggalkan komentar

MediaMuslim.InfoDi masyarakat sekarang ini, terdapat sebagian orang (bahkan sebagian mereka adalah dari kalangan kaum Muslim) yang mendatangkan jin dengan mengucapkan mantra-matra kemudian memerintahkannya untuk mengeluarkan “harta karun”  yang telah terkubur (terpendam) lama di suatu tempat. atau memintanya memberikan kekuatan atau lain-lainnya.Apa hukum perbuatan tersebut?. Mari kita simak dan pahami jawaban dari Asy-Syaikh Al-Ustaimin dalam permasalahan yang satu ini.

Asy-Syaikh Sholeh Al-Ustaimin menjawab bahwa, Perbuatan tersebut tidak diperbolehkan karena thalasin (matra-mantra), yang mereka gunakan untuk mendatangkan jin yang akan dimanfaatkan itu, pada umumnya mengandung kesyirikan (mempersekutukan Alloh Ta’ala), padahal kesyirikan amatlah berbahaya. Alloh Ta’ala berfirman, yang artinya: “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Alloh , maka pasti Alloh mengharamkan surga atas dirinya dan tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (QS. Al-Maidah: 72)

Dan yang mendatangi orang-orang tersebut telah memperdaya dan menipu mereka. Memperdaya mereka dengan meyakinkan bahwa mereka di atas kebenaran, dan menipu mereka dengan harta yang dia berikan kepada mereka.

Wajib untuk memutuskan hubungan dengan orang-orang itu, tidak datang kepada mereka dan melarang kaum muslimin dari mendatangi mereka.

Kebanyakan mereka melakukan tipu daya terhadap manusia untuk mengambil hartanya dengan cara yang tidak benar. Mereka mengatakan perkataan yang dusta serta mengira-ngira.Jika benar apa yang mereka katakan, maka mereka sebarkan perkataan tersebut di tengah-tengah manusia dengan mengatakan, “Kami telah mengatakan begini dan begitu hingga menjadi seperti itu.” Namun jika tidak sesuai, maka mereka membuat-buat alasan bahwa ada sesuatu ini dan itu yang yang menghalangi.

Saya (Asy-Syaikh Al-Ustaimin) menasehatkan kepada mereka yang tergoda dengan hal ini agar berhati-hati. Tinggalkanlah mengumbar kedustaan di tengah-tengah manusia, berbuat syirik kepada Alloh Ta’ala, dan mengambil harta manusia dengan cara yang bathil. Sesungguhnya hidup ini teramat singkat dan perhitungan pada Hari Kiamat kepada Alloh Ta’ala dari perbuatan tersebut. perbaiki amal kalian dan bersihkan harta kalian. Alloh Ta’ala Maha Pemberi taufiq.

Entry filed under: Al Fatawa, Arsip Al Fatawa, Bimbingan Ulama, El Fatawa, El Fatwa, Fatawa, Fatawa Islam, Fatawa Populer, Fatwa, Fatwa Islam, Fatwa Kontemporer, Fatwa Muslim, Fatwa Populer, Fatwa Ulama, Fatwa-Fatwa, Himbauan Ulama, Iman, Islam, Islamic Fatawa, Kontemporer, Kumpulan Fatwa, Moslem, Muslim, Nasehat Ulama, Nasehat Ulama-Ulama, Religius, Tuntunan Ulama, Wisata Hati. Tags: .

Hukum Mencium Mushaf Al-Qur’an Hanya Membaca surat Al-Ikhlas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Telah Dikunjungi

  • 150,663 Pengunjung
Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: