Kesabaran dalam Perjuangan Yang Suci

November 20, 2006 at 1:00 am 4 komentar

Sabar, sabar dan sabar ……………!!!
Siapa yang tidak pernah mendengar kata ini?
Berulang-ulang orang menyebutnya. Mudah diucapkan namun berat diamalkan.

Perkataan dan perintah sabar sangat gampang ditemukan di dalam Al-Qur’an. Salah satu contohnya yang ada di dalam surat Al Ashr. Allah di surat ini memberikan pujian khusus bagi mereka yang mau memberikan nasehat kepada kesabaran. Ayat tersebut adalah: “Demi masa. Sesungguhnya setiap manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, dan saling nasehat menasehati di dalam kebenaran dan kesabaran.”

Sebagian besar orang, memahami bahwa yang namanya sabar itu terkait dengan musibah yang menimpa. Sehingga kalau ada mereka yang mendapatkan saudaranya meninggal maka tetangganya pun menasehatinya dengan “sabar”. Tak salah apa yang diucapkan. Namun ternyata, kesabaran tak hanya sebatas ketika ditimpa musibah saja. Ada kesabaran lain yang tak kalah pentingnya, yaitu:

  • Sabar di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Menjalankan ketaatan kepada Allah bukanlah hal yang ringan. Sangat banyak orang yang paham dengan kebaikan dan ketaatan namun tidak juga mau mengamalkan. Terlebih lagi, menjalankan ketaatan itu ada penghalangnya. Siapakah penghalangnya? Jawabannya, banyak penghalang kita menjalankan ketaatan. Yang pertama adalah jiwa manusia itu sendiri. Jiwa manusia terkadang memerintahkan anggota tubuhnya untuk malas berbuat ketaatan. Yang kedua adalah syetan. Syetan paling tidak suka dengan mereka yang menjalankan ketaatan. Ini persis dengan yang disemboyan nenek moyangnya, yaitu iblis semenjak diusir Allah dari surga. Ia dan anak cucunya berupaya untuk menghalangi manusia dari kebaikan dengan berbagai cara. Tak heranlah bagi para muslimah sangat berat untuk menjalankan ketaatan. Memakai jilbab misalnya. Sangat berat, karena memang syetan terus menarik dan mencegah agar muslimah tidak memakainya. Syetan ini ada macamnya juga. Bisa berasal dari manusia maupun dari bangsa jin. Syetan dari bangsa manusia ini berupaya dengan keras agar kebaikan tidak tersebar luas. Makanya mereka berupaya memadamkan cahaya Allah. Contoh gampangnya, orang yang mau menjalankan syariat Allah dengan benar mereka musuhi dan perangi. Jahat lagi, mereka menyebarkan berita palsu bahwa orang yang menjalankan syariat islam identik dengan teroris. Menghadapi musuh-musuh ketaatan yang betebaran ini butuh dengan kesabaran yang ekstra.

  • Sabar dalam meninggalkan perbuatan kemaksiatan. Perbuatan kemaksiatan memang tampak bagus dan indah. Apalagi syetan menghiasi kemungkaran itu dengan hiasan yang luar biasa. Akibatnya? Manusia berbondong-bondong melakukan kemungkaran alias kemaksiatan. Hari ini membuktikan bahwa kemungkaran menjadi sesuatu yang dominan di muka bumi. Orang tak malu lagi berbuat kejelekan di sembarang tempat. Contoh realnya, betapa banyaknya saudara muslimah yang berpakaian minim ala barat. Menampilkan aurat kepada laki-laki yang bukan suaminya. Terus betapa maraknya perjudian di setiap tempat, di sudut kota dan jalanan. Tak ada rasa malu dan merasa bersalah. Kemaksiatan yang lain masih sangat banyak untuk diungkapkan. Lingkungan yang bertebaran dengan maksiat tadi terkadang mempengaruhi kepribadian seorang muslim atawa muslimah. Hingga akhirnya terbawa-bawa tanpa terasa. Maka, bersabar dalam meninggalkan kemaksiatan harus selalu bersanding pada setiap diri muslimah. Tentu, bukan berarti berdiam diri terhadap kemungkaran yang berkembang, namun turut andil dalam memberantasnya.

Sumber: MediaMuslim.Info

Iklan

Entry filed under: Articles, Hakikat, Hati, Hizbut Tahrer, Imam, Islam, Mabit, Mukmin, Muslim, Tarbiyah, Taujih, Tsaqofah, Ukhuwah.

Usaha Memelihara & Menjauhkan Diri dari Kehinaan Profil Pribadi Muslim

4 Komentar Add your own

  • 1. m4l4_kaffah  |  Maret 24, 2007 pukul 12:04 pm

    Subhanallah, ini yang ana butuhkan. Begitu sulitnya ana ntuk sabar. Mungkin ada indikasi ketidak ikhlasan dalam perjuangan suci ini membuat ana selalu tidak sabar.

    Balas
  • 2. winda ayu octaviana  |  Juni 1, 2007 pukul 10:22 am

    islam sekarang banyak sekali difitnah, jadi buat teman2 yg muslim dan bwt diriku sendiri berusahalah untuk menjadi islam yang sejati jangan islam KTP / liberal yang selalu goyah dengan model zaman yang negatif

    Balas
  • 3. lia  |  Oktober 16, 2008 pukul 2:14 am

    subhanallah….sabar itu mudah di ucapkan namun sangat2 sulit tuk diaplikasikan, ada kalanya orang yang sabar tu selalu disepelekan namun yakinlah tiada yang maha kuat selain Allah Swt. seberapapun kekuasaannya jika Allah tak lagi memberikan kekuasaan itu pastilah lebih lemah daripada hewan terlemah. dan sebaliknya selemah apapun orang tu karna kesabaran bukan mustahil ia bisa lebih kuat dari apa yang diperkirakannya, tentunya seijin Allah Swt. so mari kita sama2 belajar sabar, jangan pernah benci terhadap siapapun yang telah menyakiti hati kita, karna tanpa mereka sama saja kita belum bisa dibilang sabar.

    Balas
  • 4. Hendra Apr  |  Januari 17, 2012 pukul 12:20 pm

    Buat saya..sabar tinggal bagaimana kita menyikapi takdir yg Allah berikan…
    Pernah saya mendengar kata sahabat..Allah SWT menjawab permintaan dan doa hambaNya dgn 3 cara
    1. “Ya” maka Allah SWT akan segera mewujudkannya
    2. “Nanti dulu” mungkin memang belum saatnya..
    3. “Tidak” nah kalo yg ini, kita mesti sabar…yakinkan diri kita jika Allah SWT menghendaki yg lebih baik buat kita, disaat yg lebih baik pula…
    Salut buat ukhti…yg menjabarkan definisi kata “sabar” sedemikian luasnya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


November 2006
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Telah Dikunjungi

  • 155,599 Pengunjung
Add to Technorati Favorites

%d blogger menyukai ini: